Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, membuat pengakuan dengan menyatakan bahwa dirinya pun akan sependapat menyebut Manchester City sebagai "klub curang" apabila ia berada di posisi pendukung Manchester United atau Arsenal.
Pernyataan blak-blakan pelatih asal Italia tersebut dilontarkan saat menyoroti betapa beratnya beban emosional yang harus ditanggung oleh para suporter City dibandingkan dengan para pemain maupun tim pelatih di tengah pusaran skandal keuangan yang melilit klub.
Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertarungan sengit Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain di Stadion Etihad, Maresca secara terbuka mengakui dilema sosial yang dihadapi para pendukung setia The Citizens.
Baca juga: Enrique Pasang Badan untuk Man City: "Mereka Pantas Meraih Trofi Itu"
Menurutnya, isu tuduhan dan putusan terkait aturan finansial Premier League membuat para pendukung City menjadi sasaran empuk ejekan dan celaan dari fans tim rival dalam kehidupan sehari-hari.
"Situasinya mungkin lebih berat bagi para penggemar kami dibandingkan bagi para pemain atau saya sendiri, karena situasinya lebih rumit," kata Maresca.
"Sebab, jika saya pendukung Arsenal atau United dan Anda pendukung City, saya bisa saja berkata: 'Hei, kawan, kalian curang'—atau semacam itulah. Namun, kami merasa bahagia di akhir pertandingan dan di ruang ganti. Kami sangat senang merayakan raihan tiga poin itu karena kami tahu betapa sulitnya bermain di Anfield."
Komentar Maresca muncul hanya beberapa hari setelah Manchester City memetik kemenangan impresif 3-0 atas Liverpool di Anfield. Dalam laga tersebut, skuad City disambut oleh cemoohan keras dan nyanyian ejekan dari publik tuan rumah menyusul rumor serta keprihatinan atas potensi sanksi berat yang membayangi klub.
Meskipun atmosfer di luar lapangan memanas, Maresca menegaskan bahwa ruang ganti tim tetap solid dan berfokus penuh pada aspek teknis permainan. Ia meminta jajaran pemainnya untuk tidak terdistraksi oleh persoalan hukum yang berada di luar kendali mereka.
Baca juga: Haaland Buka Suara, Sampaikan Seruan Persatuan untuk Fans Manchester City
"Kami menang 0-3 di Anfield," ujar Maresca. "Sekalipun skornya hanya 0-1, situasinya akan tetap sama persis. Kami berada di sini hari ini untuk memenangkan pertandingan besok, dan kami bekerja setiap hari demi meraih kemenangan.
"Hanya itulah yang kami pikirkan dan menjadi fokus kami. Hal-hal lainnya hanyalah faktor eksternal yang harus kami hadapi, namun kami sangat bahagia di lapangan—dan Anda tak bisa membayangkan suasana di ruang ganti.
Menghadapi laga krusial melawan raksasa Prancis, PSG, Maresca menegaskan bahwa pesan yang ia sampaikan kepada para pemain tidak pernah berubah. Pihaknya menyadari keseriusan situasi yang dihadapi klub dalam proses banding yang sedang berjalan, namun berkomitmen untuk terus mempersembahkan performa terbaik di setiap kompetisi.
"Saya pastikan bahwa saya sangat memikirkan rencana permainan dan bagaimana kami berlatih setiap hari, tetapi saya tidak memusingkan hal-hal yang berada di luar kendali saya,” tambahnya.
“Pesan yang saya sampaikan kepada para pemain akan tetap sama. Kami sadar betul betapa seriusnya situasi ini, namun di saat yang sama, ini bukanlah sesuatu yang bisa kami ubah atau kendalikan."
Langkah City yang tetap tampil dominan di papan atas klasemen Premier League menjadi bukti ketangguhan mental skuad asuhan Maresca. Namun, pengakuan jujur sang manajer mengenai penderitaan emosional para pendukung menunjukkan simpati mendalam terhadap loyalitas fans yang harus berdiri tegar membela klub di tengah cemoohan publik sepak bola Inggris.