Michael Carrick menilai hasil imbang 1-1 Manchester United melawan Leeds United di Elland Road pada Minggu (18/10/2026) sebagai titik awal baru bagi timnya. Pelatih kepala Setan Merah itu juga menegaskan bahwa musim 2026-2027 masih bisa berjalan dengan baik meskipun klub tengah menghadapi periode sulit.

Manchester United gagal meraih kemenangan setelah gol Bryan Mbeumo pada babak pertama dibalas Dominic Calvert-Lewin sesaat setelah turun minum. Hasil tersebut memperpanjang puasa kemenangan United menjadi enam pertandingan di semua kompetisi, tetapi Carrick melihat peningkatan dalam intensitas permainan dan kebersamaan skuadnya.

Hasil imbang ini membuat Manchester United mengoleksi tujuh poin dari tujuh pertandingan Premier League. Mereka baru meraih satu kemenangan di kompetisi domestik musim ini, yakni ketika menghadapi Ipswich Town pada Agustus lalu.

Meski demikian, Carrick percaya penampilan di markas rival mereka tersebut menunjukkan bahwa para pemain masih memiliki komitmen kuat untuk membalikkan keadaan.

Carrick Melihat Awal Baru setelah Pekan yang Sulit

Manchester United datang ke Elland Road di tengah tekanan besar setelah kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Situasi klub semakin menjadi sorotan ketika bek Lisandro Martinez melontarkan kritik terhadap kebijakan perekrutan pemain setelah pertandingan tersebut.

Namun, Carrick menilai suasana di dalam klub jauh lebih tenang dalam beberapa hari terakhir. Ia merasa para pemain berhasil mengalihkan perhatian dari berbagai kontroversi dan kembali berkonsentrasi pada tugas mereka di lapangan.

Baca juga: MU Lanjutkan Hasil Buruk usai Ditahan Imbang Leeds United 1-1

“Suasana di dalam [klub] cukup tenang—kami benar-benar fokus dan tidak memedulikan gangguan dari luar minggu ini,” kata Carrick. 

“Hari ini terasa seperti sebuah awal yang baru—menyadari posisi kami saat ini, menerimanya, lalu melakukan sesuatu untuk memperbaikinya. Apa yang terjadi hari ini tidak mengejutkan saya. 

“Kami tidak ingin terlalu larut dalam euforia karena kami belum memenangkan pertandingan tersebut, tetapi jika Anda terus melakukan hal yang benar dengan alasan yang tepat, pada akhirnya Anda akan mendapatkan hasil yang layak Anda terima.”

Carrick juga mengapresiasi semangat para pemain yang dinilainya menunjukkan tekad untuk saling membantu. Menurutnya, suasana positif yang terbangun selama latihan dalam beberapa hari terakhir terlihat jelas ketika Manchester United menghadapi Leeds.

Ia bahkan mengaku telah berbicara kepada para pemain mengenai sejarah persaingan kedua klub dan pentingnya pertandingan tersebut bagi para pendukung Manchester United.

“Hal ini jelas menunjukkan bahwa para pemain sangat bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi satu sama lain, sama besarnya dengan keinginan mereka untuk hal-hal lainnya, serta betapa mereka menghargai kesempatan bermain untuk klub ini,” ujar Carrick.

“Dalam beberapa hari terakhir, ada tujuan yang sangat jelas di dalam tim, dan mereka mewujudkannya saat berada di lapangan. Pertandingan tadi berlangsung dengan sengit dan penuh intensitas. Pagi ini, saya berbicara kepada para pemain mengenai sejarah klub serta makna pentingnya bagi para suporter, bagi klub itu sendiri, dan bagi kami yang datang ke wilayah ini.”

Hasil Imbang Belum Cukup, tetapi Carrick Tetap Optimistis

Manchester United tampil cukup efektif pada babak pertama dan berhasil memimpin pada menit ke-35. Youri Tielemans mengirimkan umpan mendatar dari sisi kanan yang diselesaikan Mbeumo dengan tembakan akurat ke sudut bawah gawang Leeds.

Namun, tuan rumah meningkatkan tekanan setelah jeda dan menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui Calvert-Lewin. Penyerang Leeds tersebut mengontrol bola dengan dada sebelum menuntaskan peluang dari situasi bola mati.

Leeds kemudian lebih banyak menguasai permainan dan membuat Manchester United kesulitan membangun serangan. Carrick merespons dengan memasukkan sejumlah pemain ofensif, termasuk Mason Mount dan Matheus Cunha, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Carrick mengakui hasil tersebut belum menyelesaikan masalah timnya. Ia menyadari bahwa posisi Manchester United di klasemen masih jauh dari harapan, terlebih setelah hanya mengumpulkan tujuh poin dalam tujuh pertandingan liga.

Namun, sang pelatih menolak menganggap musim mereka telah gagal. Ia menilai timnya masih memiliki kualitas untuk memperbaiki posisi dan membangun rentetan hasil positif apabila mampu mempertahankan konsistensi.

“Jika kami terus melakukan hal-hal yang benar, kami masih bisa menjalani musim yang sangat baik. Kami sama sekali tidak menganggap bahwa segalanya sudah berjalan sempurna—saya realistis mengenai hal itu. Namun, terkadang Anda memang akan menghadapi kesulitan,” tambahnya.

Baca juga: Martínez Minta Maaf kepada MU Usai Kritik Manajemen Klub

“Kami harus menemukan jalan keluarnya. Kami harus cukup stabil untuk terus melakukan hal-hal yang benar, dan kami sangat mampu untuk memenangkan pertandingan. Saya paham situasinya mungkin terlihat kurang baik dari sudut pandang tertentu, tetapi saya yakin kami bisa meraih rangkaian hasil positif. Ada banyak hal yang membuat saya optimistis.”

Manchester United kini perlu mengubah tanda-tanda kemajuan tersebut menjadi kemenangan. Dengan persaingan Premier League yang semakin ketat dan jadwal pertandingan di berbagai kompetisi, setiap poin akan menjadi penting bagi upaya mereka memperbaiki posisi.

Bagi pelatih berusia 45 tahun tersebut, hasil imbang di Elland Road mungkin belum menjadi titik balik yang sesungguhnya. Meski begitu, ia berharap pertandingan tersebut menjadi awal dari perubahan yang selama ini dinantikan para pendukung Manchester United.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!