Arsenal meminta Premier League untuk menambah batas jumlah pemain dalam skuad pertandingan. Manajer Mikel Arteta mengungkapkan bahwa dirinya telah "memohon" kepada para pemangku kebijakan kasta tertinggi sepak bola Inggris agar merevisi regulasi demi menjaga kesejahteraan fisik, kesehatan mental, serta keharmonisan para pemain.  

Di bawah aturan Premier League saat ini, setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 20 pemain dalam daftar skuad pertandingan—terdiri dari 11 pemain utama dan sembilan pemain cadangan. Padahal, setiap tim berhak mendaftarkan hingga 25 pemain senior berusia di atas 21 tahun untuk mengarungi musim kompetisi. Akibatnya, setidaknya lima pemain senior yang bugar harus secara rutin dicoret dari rombongan tim dan melewatkan hari pertandingan sepenuhnya.  

Dampak Terhadap Mentalitas dan Nilai Pasar 

Arteta menyampaikan keprihatinannya secara terbuka dan menilai bahwa memaksa manajer untuk meninggalkan pesepak bola profesional yang fit di rumah menciptakan beban psikologis yang tak perlu, sekaligus merusak nilai investasi klub terhadap pemain tersebut.  

"Saya terus memohon kepada Premier League agar kami bisa menambah jumlah pemain tersebut demi kesejahteraan pemain, yang merupakan hal terpenting, karena menurut saya, idealnya setiap skuad membutuhkan lebih dari 20 pemain non-kiper untuk mengimbangi tuntutan jadwal pertandingan internasional yang kami hadapi," ujar Arteta.

Baca juga: Arteta Siap Turunkan Konsa dan Guimaraes Lawan Villa, Bungkam Soal Rumor Álvarez

"Namun, inilah aturannya, dan kami harus bermain sesuai dengan aturan tersebut. Kami perlu menjalin komunikasi yang sangat erat dengan para pemain untuk menjelaskan situasi ini dengan cara yang tepat, agar setiap pemain merasa dirinya penting—karena memang demikianlah adanya."

Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti betapa beratnya beban emosional yang dialami para pemain yang telah berlatih keras sepanjang pekan, tetapi kemudian mendapati diri mereka tereliminasi dari persiapan laga.  

“Pertanyaan ini harus ditujukan kepada para pemain. Apa yang mereka inginkan? Jika mereka angkat bicara dan berkata, ‘Tidak, saya lebih memilih tinggal di rumah dan tidak ikut bepergian,’ menurut saya kita punya masalah, karena itu berarti mereka tidak mencintai pekerjaan mereka, yaitu menjalani hari pertandingan,” ujarnya. “Namun, saya yakin jika Anda bertanya kepada para pemain, semuanya ingin menjadi bagian dari skuad pada hari pertandingan, karena itulah cara mereka mengaktualisasikan diri.

“Jika tidak, Anda harus mengatakan kepada seseorang, ‘Kamu bahkan tidak masuk dalam skuad hari pertandingan ini,’ dan itu sangat berat. Hal itu tidak menguntungkan siapa pun. Tidak menguntungkan klub. Tidak membantu nilai jual pemain. Tidak membuat pemain merasa menjadi bagian dari tim. Ini adalah masalah nyata yang sebenarnya memiliki solusi sangat sederhana.”

Kesenjangan Regulasi dengan Kompetisi Eropa

Arteta juga menunjuk pada fakta bahwa mayoritas liga elit di Benua Eropa telah lebih dulu memperbesar kapasitas kuota pemain di hari pertandingan guna mengakomodasi padatnya kalender kompetisi modern. 

Baca juga: Arsenal Gelar Pembicaraan dengan Al-Hilal Terkait Transfer Gabriel Martinelli

La Liga Spanyol mengizinkan 23 pemain dalam daftar skuad, sementara Serie A Italia membolehkan hingga 25 pemain. Kompetisi antarklub UEFA pun memfasilitasi hingga 23 pemain dalam daftar susunan tim.  

“Dan soal semua klub, karena saya sudah melakukan riset terhadap klub-klub papan atas Eropa, kita tidak berbeda dengan mereka. Sebagian besar dari mereka, 90 persennya, memiliki jumlah pemain yang lebih banyak daripada kita. Jadi, kita harus menyikapi hal itu,” tambah Arteta.

Dengan rotasi skuad dan manajemen beban kerja yang kian krusial di tengah padatnya kompetisi, Arsenal mendesak otoritas Premier League untuk menyelaraskan aturan sepak bola Inggris dengan standar Eropa demi melindungi kesehatan mental para atlet dan menjaga soliditas internal tim.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!