Real Madrid menunjukkan mentalitas juara dengan meraih kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026-2027. Bertandang ke Stadio Olimpico, Los Blancos bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk membalikkan keadaan melalui tiga gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Roma sempat berada di atas angin setelah Marten de Roon membuka keunggulan pada babak pertama, sebelum Kylian Mbappe menyamakan kedudukan untuk Real Madrid. Dua gol Donyell Malen pada awal babak kedua kemudian membawa tuan rumah unggul 3-1.

Namun, Real Madrid memperlihatkan daya juang luar biasa pada penghujung pertandingan. Carlos Espí, Endrick, dan Antonio Rüdiger mencetak gol dalam rentang sekitar tujuh menit untuk memastikan kemenangan berharga tim tamu.

De Roon dan Mbappe Berbagi Gol

Roma memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan langsung memberikan tekanan kepada pertahanan Real Madrid. Thibaut Courtois harus melakukan penyelamatan penting pada menit-menit awal untuk menggagalkan peluang Mario Hermoso.

Tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-20. De Roon melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang sempat berubah arah setelah mengenai Malen, membuat Courtois gagal mengantisipasi bola.

Baca juga: "Selamat untuk Italia": Mourinho Sindir Barcelona dan Penanganan Skandal Wasit di Spanyol

Keunggulan Roma tidak bertahan lama. Lima menit kemudian, Mbappe menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan Hermoso dalam mengantisipasi serangan. Penyerang asal Prancis itu melepaskan tembakan yang kembali mengalami defleksi sebelum menembus gawang Pierluigi Gollini.

Kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum meskipun kedua tim masih menciptakan sejumlah peluang. Real Madrid memiliki kesempatan melalui Jude Bellingham, sementara Roma tetap berbahaya ketika melancarkan serangan cepat.

Brace Malen Membawa Roma Unggul 3-1

Roma kembali tampil agresif selepas jeda. Malen membawa tuan rumah unggul 2-1 pada menit ke-51 setelah menerima umpan Rodrigo Mora. Penyerang asal Belanda itu menyelesaikan peluang dengan tenang setelah berhadapan dengan Courtois.

Enam menit kemudian, Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan umpan terobosan untuk menaklukkan Courtois dan memperbesar keunggulan Roma menjadi 3-1.

Real Madrid berusaha merespons melalui Mbappe, tetapi gol keduanya pada babak kedua dianulir karena offside. Situasi tersebut membuat Los Blancos harus mencari cara lain untuk menembus pertahanan Roma.

Baca juga: Dani Carvajal Resmi Gabung Getafe dengan Status Bebas Transfer

Ketika pertandingan memasuki 10 menit terakhir, Real Madrid mulai memaksimalkan situasi bola mati. Arda Güler menjadi sosok penting melalui eksekusi sepak pojok yang berkali-kali menciptakan ancaman di depan gawang Roma.

Tiga Gol dalam Tujuh Menit Pastikan Kemenangan Real Madrid

Real Madrid memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83. Berawal dari sepak pojok Güler, Endrick melepaskan sundulan yang berhasil ditepis Gollini. Bola muntah kemudian disambar Carlos Espí untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Kebangkitan tim tamu berlanjut empat menit kemudian. Güler kembali mengirimkan sepak pojok, dan kali ini Endrick menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal dihentikan Gollini. Skor berubah menjadi 3-3, memberikan momentum besar kepada Real Madrid.

Belum puas dengan hasil imbang, Real Madrid terus menekan demi mendapatkan gol kemenangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-89 ketika Güler kembali menjadi kreator melalui sepak pojok.

Rüdiger menyambut bola dengan penyelesaian akrobatik untuk membawa Real Madrid berbalik unggul 4-3. Gol bek asal Jerman tersebut memastikan comeback luar biasa sekaligus membungkam pendukung Roma di Stadio Olimpico.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!