Arsenal sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas LOSC Lille pada Matchday 2 fase liga Liga Champions UEFA 2026-27 di Emirates Stadium. Setelah sempat tertahan tanpa gol selama lebih dari satu jam, masuknya Bukayo Saka, Martin Ødegaard, dan Kai Havertz pada menit ke-64 menjadi pembeda seketika. 

Jurriën Timber, Eberechi Eze, dan Saka masing-masing mencetak gol dalam rentang waktu hanya tujuh menit untuk meruntuhkan tembok pertahanan tim tamu.

Frustrasi dan Drama VAR di Babak Pertama

Arsenal mendominasi penguasaan bola sejak awal laga melalui dinamo lini tengah Declan Rice dan Bruno Guimarães, mencoba membongkar pertahanan lawan dari sektor sayap lewat Eberechi Eze dan Noni Madueke. Namun, peluang bersih cukup sulit didapat akibat rapatnya benteng pertahanan Lille yang dikawal kiper Berke Özer.

Baca juga: Arsenal Resmi Ikat Mikel Arteta dengan Kontrak Baru Hingga 2030

Tim tamu justru hampir mengejutkan publik Emirates pada menit ke-24 ketika Ayase Ueda berhasil menaklukkan David Raya lewat skema serangan balik cepat. Beruntung bagi pendukung tuan rumah, peninjauan VAR mengonfirmasi adanya posisi offside dalam proses terjadinya gol, sehingga papan skor tetap imbang. 

Catatan clean sheet ini sekaligus menjadi pencapaian istimewa bagi Raya, yang kini menyamai rekor legenda klub David Seaman untuk jumlah penampilan terbanyak kiper Arsenal di kompetisi Eropa (38 penampilan).

Badai Tujuh Menit yang Mematikan

Gol pembuka yang dinanti-nanti akhirnya lahir pada menit ke-64 melalui pahlawan yang tak terduga. Bek Jurriën Timber menguasai bola, merangsek melewati dua pemain bertahan Lille, dan melepaskan tembakan melengkung indah ke pojok jauh gawang untuk memecah kebuntuan.

Belum sempat Lille merapikan barisan usai kebobolan, Arsenal kembali menggandakan keunggulan tiga menit kemudian. Aksi individu Saka di sisi kanan diakhiri dengan umpan tarik terukur yang diselesaikan secara dingin oleh Eberechi Eze pada menit ke-67.

Baca juga: Susul Arteta, Rice Segera Amankan Kontrak Jangka Panjang Baru di Arsenal

Pesta gol tuan rumah disempurnakan pada menit ke-71 oleh Bukayo Saka, yang masuk sebagai pemain pengganti bersama Martin Ødegaard dan Kai Havertz beberapa menit sebelumnya. 

Berkombinasi apik dengan Havertz di dalam kotak penalti, Saka tetap tenang menaklukkan Özer untuk mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak kedua Arsenal sepanjang sejarah di kompetisi Eropa.

Kembalinya Giroud yang Emosional ke Emirates

Penghujung laga diwarnai dengan sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari publik Emirates saat mantan penyerang The Gunners, Olivier Giroud, masuk sebagai pemain pengganti untuk Lille. 

Meski penyerang gaek asal Prancis tersebut memberikan ancaman duel udara di sisa waktu, lini belakang Arsenal mampu mengontrol pertandingan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini memperpanjang rekor impresif Arsenal menjadi 14 kemenangan beruntun di fase liga kompetisi Eropa, menjaga posisi mereka tetap kokoh di jalur kualifikasi otomatis babak gugur menjelang laga krusial melawan Bayern Munich pekan depan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!