YukSports – Menjelang pertandingan penting Liga Champions melawan Galatasaray, Hansi Flick menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dalam kontroversi yang tengah menyelimuti Real Madrid terkait hubungan klub tersebut dengan para ofisial pertandingan.

Berbicara dari Istanbul, pelatih Barcelona itu menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan tim untuk menghadapi tantangan di kompetisi Eropa.

Flick Tetap Fokus pada Lawatan ke Istanbul

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dengan tegas menolak kesempatan untuk mengomentari ketegangan internal yang tengah berkembang di Real Madrid. 

Situasi tersebut muncul setelah klub ibu kota Spanyol itu mengeluarkan pernyataan keras yang mengecam apa yang mereka sebut sebagai 'kepemimpinan wasit yang membawa bencana' serta sejumlah insiden kartu merah yang dianggap tidak diberikan saat mereka kalah dalam derby melawan Atletico Madrid.

Alih-alih ikut terlibat dalam perang pernyataan antarklub yang kerap mendominasi pemberitaan di La Liga, Flick memilih untuk menjaga jarak secara profesional.

Kontroversi ini bermula dari sejumlah insiden panas dalam kekalahan Real Madrid dengan skor 1-2 dari Atletico Madrid sebelum jeda internasional. 

Dua insiden yang paling disorot adalah injakan berbahaya Cristian Romero pada lutut Jude Bellingham serta tekel ceroboh Kang-in Lee terhadap Fede Valverde. Real Madrid berpendapat bahwa kedua insiden tersebut seharusnya berujung pada kartu merah langsung.

“Saya berharap suatu hari nanti kalian akan memahami bahwa saya tidak pernah menjawab pertanyaan tentang tim lain. Kami akan segera menghadapi Galatasaray. Mari kita menghormati Galatasaray, stadionnya luar biasa, atmosfernya juga...” ujarnya, seperti dikutip oleh Mundo Deportivo.

Flick Menepis Gangguan Menjelang El Clasico

Media juga berusaha menggiring mantan pelatih Bayern Munich tersebut untuk membahas pertandingan El Clasico mendatang yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober. 

Secara khusus, para reporter ingin mengetahui pandangan Flick mengenai kemungkinan tampilnya Vinicius Junior, yang menjadi salah satu tokoh utama dalam kontroversi terbaru Real Madrid.

Vinicius baru-baru ini menerima kartu merah langsung dalam sebuah insiden dramatis. Selain itu, golnya juga dianulir setelah ia menarik rambut Nathan Saliba ketika bola sedang tidak berada dalam perebutan langsung, dalam pertandingan ketat yang berakhir dengan kemenangan 1-0 atas Villarreal.

Namun, Flick sama sekali tidak berminat memberikan analisis taktis ataupun tanggapan emosional mengenai pemain bintang rivalnya tersebut. 

Ia segera menepis pertanyaan itu dengan jawaban singkat bernada ironis, yang menunjukkan bahwa dirinya tidak tertarik membahas pertandingan yang masih cukup jauh ketika laga penting sudah menanti.

“Kalian bisa menanyakan hal itu kepada saya dua minggu lagi,” jawabnya, sekaligus mengakhiri spekulasi lebih lanjut mengenai pertemuan di Santiago Bernabeu untuk sementara waktu.

Persiapan Menghadapi Raksasa Turki

Barcelona tiba di Istanbul dengan membawa 22 pemain dalam skuad mereka. Tim asal Catalan tersebut mengincar hasil penting di salah satu atmosfer pertandingan paling mengintimidasi dalam dunia sepak bola.

Raphinha dan Frenkie de Jong tidak akan ikut bermain di Turki. Begitu pula dengan Andreas Christensen dan Roony Bardghji yang masih mengalami cedera. 

Meskipun kehilangan beberapa pemain penting akibat masalah kebugaran, suasana di dalam skuad Barcelona tampaknya tetap terfokus pada pertandingan yang akan mereka hadapi.

Barcelona memasuki laga ini dengan target melanjutkan awal perjalanan mereka yang dominan di Liga Champions. Mereka membuka kiprah di kompetisi Eropa musim ini dengan kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord.

Sementara itu, Galatasaray berusaha bangkit setelah mengawali kompetisi dengan hasil yang kurang memuaskan. Klub asal Turki tersebut sebelumnya menelan kekalahan 1-3 dari Sporting CP.

Jadwal Padat Menanti Skuad Flick

Barcelona menikmati awal musim yang luar biasa dengan mempertahankan rekor sempurna di La Liga. Mereka mengumpulkan 24 poin dari delapan pertandingan pertama, sementara Real Madrid saat ini berada di posisi keempat dengan koleksi 18 poin.

Setelah menghadapi Galatasaray, Barcelona akan bertandang ke markas Real Betis pada Sabtu untuk melanjutkan perjuangan mereka di La Liga. 

Setelah itu, mereka akan terbang ke Paris untuk menghadapi Paris Saint-Germain dalam pertandingan Liga Champions pada 20 Oktober, sebelum menjamu Real Madrid dalam laga El Clasico.

Dengan jadwal pertandingan yang semakin padat dan sejumlah tantangan besar yang sudah menanti, Flick tampaknya ingin memastikan bahwa perhatian Barcelona tetap tertuju pada performa mereka sendiri. 

Keputusannya untuk tidak menanggapi kontroversi Real Madrid menunjukkan bahwa ia lebih memilih memusatkan energi tim pada persiapan pertandingan daripada terlibat dalam polemik di luar lapangan. 

Kini, tantangan terdekat Barcelona adalah menghadapi Galatasaray dan mempertahankan momentum positif mereka di panggung Eropa.