Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih tim nasional Norwegia, Ståle Solbakken, melontarkan peringatan keras mengenai beban kerja yang dirasakan penyerang utamanya, Erling Haaland. Solbakken menyebut mesin gol Manchester City tersebut "benar-benar kehabisan tenaga" setelah jadwal pertandingan yang padat memicu kekhawatiran besar di level klub maupun negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Solbakken menyusul kekalahan 1-2 Norwegia dari Portugal dalam lanjutan UEFA Nations League. Dalam pertandingan itu, Haaland tampak kesulitan memberikan dampak maksimal sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-67.
Solbakken mengungkapkan bahwa keputusan untuk membatasi menit bermain Haaland diambil setelah mereka melakoni diskusi pribadi yang mendalam sebelum laga berlangsung. Sang pelatih menyadari bahwa memaksakan penyerang berusia 26 tahun itu bermain penuh hanya akan meningkatkan risiko cedera serius.
"Dia benar-benar kelelahan," ujar Solbakken. "Beberapa pemain saya hanya memiliki waktu libur enam atau tujuh hari. Padahal, dalam pekerjaan biasa, Anda tidak mengandalkan kondisi fisik seperti itu. Setelah itu, mereka langsung menghadapi awal musim yang diikuti dengan turnamen mini, jadi ini merupakan beban yang sangat berat."
Baca juga: Portugal 2-1 Norwegia: Gonçalo Ramos Bawa Selecao Lolos ke Perempat Final
"Dia termasuk dalam kelompok pemain dengan beban kerja terberat—tepatnya karena timnya (Manchester City) bermain di setiap turnamen dan dia adalah pemain andalan.”
Solbakken menambahkan bahwa percakapan jujur di antara mereka menjadi kunci pengelolaan kondisi sang striker. Ia mengapresiasi upaya Haaland yang masih mampu memeras sisa-sisa energinya di lapangan sebelum digantikan.
"Dalam pertandingan hari ini, dia memberikan performa yang bagus selama 60 menit," ujar Solbakken kepada Dagbladet. "Itulah sebabnya kami melakukan pembicaraan dari hati ke hati kemarin."
"Sebenarnya dia mungkin bisa saja bermain selama 45 menit terakhir saat melawan Portugal. Namun, dia memiliki perasaan yang sangat tidak enak terkait hal itu. Saya sangat puas karena dia berhasil tampil apik selama 60 menit."
"Situasinya memang sulit. Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami hanya harus menjalani pertandingan saat kami dipanggil untuk bermain."
Kondisi fisik Haaland yang terkuras merupakan dampak langsung dari minimnya jeda antarmusim. Perjalanan Norwegia hingga perempat final Piala Dunia pada musim panas lalu memotong masa istirahat sang penyerang secara drastis. Begitu kembali ke Manchester City, Haaland langsung menjadi tumpuan utama dan tampil di seluruh laga Premier League musim ini.
Baca juga: Wales 2-1 Norwegia: The Dragons Bangkit dan Kalahkan 10 Pemain Norwegia
Rekan setim Haaland di timnas Norwegia, Patrick Berg, turut menyampaikan rasa empatinya terhadap situasi sang striker. Menurut Berg, sangat wajar jika stamina Haaland akhirnya habis mengingat intensitas kompetisi tinggi yang ia jalani tanpa henti.
Kondisi ini menjadi peringatan bagi pelatih Manchester City, Enzo Maresca. City dijadwalkan melakoni laga krusial di ajang domestik dan Eropa melawan Liverpool serta Paris Saint-Germain. Dengan waktu pemulihan yang sangat sempit, manajemen kebugaran Haaland akan menjadi ujian besar bagi jajaran pelatih demi menghindarinya dari cedera berkepanjangan.