Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Gelandang tim nasional Inggris, Jude Bellingham, memberikan sanjungan setinggi langit kepada sang kapten, Harry Kane, dengan menyebutnya sebagai pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam The Three Lions. Pernyataan emosional tersebut disampaikan Bellingham menyusul keberhasilan Kane menyamai rekor bersejarah 125 penampilan milik Peter Shilton saat Inggris menang 3-0 atas Republik Ceko di Stadion Wembley, Rabu (7/10) dini hari malam.
Dalam laga UEFA Nations League tersebut, Kane tidak hanya mengukir rekor penampilan terbanyak, tetapi juga tampil mengagumkan dengan mencetak dua gol dan gol bunuh diri Vladimír Coufal lahir dari umpan silang berbahaya striker Bayern Munich tersebut. Pencapaian ini kian mempertegas dominasi penyerang berusia 33 tahun itu di panggung sepak bola internasional dengan torehan total 91 gol untuk negaranya.
Berbicara kepada media usai pertandingan di Wembley, Bellingham tak ragu menempatkan Kane di puncak hierarki legenda sepak bola Inggris. Menurut bintang Real Madrid tersebut, kontribusi Kane melampaui sekadar catatan statistik di atas kertas.
"Tidak banyak lagi yang bisa dikatakan selain apa yang sudah pernah disampaikan sebelumnya," kata Bellingham kepada ITV.
Baca juga: Brace Harry Kane Kunci Kemenangan 3-0 Inggris atas Ceko di Wembley
"Saya hanya bisa berbicara dari sudut pandang saya sendiri, dan bagi saya, hal yang paling utama adalah dia merupakan sosok pribadi yang luar biasa.
"Baik sebagai kapten maupun sebagai pribadi, dia sangat peduli terhadap setiap orang; dialah sosok yang selalu mengambil tanggung jawab ketika ada hal yang perlu dilakukan di luar lapangan.
"Sementara di dalam lapangan, rasanya sulit mencari kata-kata yang cukup untuk menggambarkan kehebatannya, dia adalah pemain Inggris terbaik yang pernah mengenakan seragam tim nasional, dan merupakan suatu kehormatan bisa bermain bersamanya."
Bellingham juga memuji etos kerja luar biasa yang terus ditunjukkan sang kapten di setiap pertandingan. Ia menilai Kane bukan tipe penyerang murni yang hanya menunggu bola di dalam kotak penalti, melainkan sosok pemimpin yang rela turun jauh ke belakang untuk membantu pertahanan dan membangun serangan.
“Dia bermain di level yang nyaris tak tertandingi jika melihat ke seluruh dunia,” tambahnya.
"Dia mencetak gol dengan begitu mudahnya, tetap rajin turun menjemput bola untuk mengirimkan umpan ke belakang garis pertahanan lawan maupun ke sisi lapangan, serta berkontribusi dalam berbagai aspek permainan... dia juga ikut membantu pertahanan, melakukan tekel, dan segalanya!
"Performanya terus meningkat, jadi kita harus memanfaatkannya semaksimal mungkin selagi bisa."
Bagi Harry Kane, malam di Wembley terasa sangat monumental. Mengawali debut internasionalnya pada Maret 2015, penyerang Bayern Munich itu kini berdiri sejajar dengan kiper legendaris Peter Shilton di puncak daftar pemegang penampilan terbanyak timnas putra Inggris.
Merespons sanjungan rekan setimnya dan pencapaian rekor tersebut, Kane mengaku sangat bangga sekaligus menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada keberhasilan kolektif tim nasional.
"Menurut saya, ini pencapaian yang luar biasa," ujar Kane. "Ada begitu banyak tonggak sejarah sepanjang karier seseorang. Hal ini bahkan melampaui impian terliar saya.
Baca juga: 'Klub Harus Percaya': Tuchel Pasang Badan usai Badai Cedera Hantam Inggris
“Bisa menyamai rekor 125 penampilan merupakan sebuah kehormatan besar. Saya selalu senang bergabung dengan pemusatan latihan timnas Inggris. Malam ini sungguh istimewa. Ini bukan soal saya, melainkan soal tim.
“Membantu tim dengan mencetak beberapa gol dan menampilkan performa tim yang apik—ini benar-benar malam yang sempurna bagi saya."
Pelatih kepala Inggris, Thomas Tuchel, turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sang penyerang. Tuchel menegaskan bahwa konsistensi dan profesionalisme Kane merupakan fondasi utama dari kesuksesan Inggris.
Dengan dua laga tersisa di fase grup UEFA Nations League, Kane berpeluang besar memecahkan rekor Shilton secara penuh saat Inggris menjamu Kroasia bulan depan.