Argentina menutup pertandingan persahabatan dengan kemenangan 3-0 atas Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026). Nicolás Otamendi, Nico Paz dan Lionel Messi menjadi pencetak gol dalam kemenangan tersebut, tetapi perhatian utama tetap tertuju kepada Messi yang memainkan pertandingan terakhirnya bersama tim nasional di hadapan publik Argentina.

Laga ini menjadi penampilan internasional ke-208 sekaligus pertandingan terakhir Messi untuk Albiceleste. Kapten Argentina itu menutup malam emosional tersebut dengan torehan satu gol dan dua assist dalam kemenangan meyakinkan atas Benin.

Argentina Pecahkan Kebuntuan Setelah Jeda

Benin mampu bertahan dengan cukup baik pada babak pertama. Argentina mendominasi penguasaan bola, tetapi sejumlah peluang yang dimiliki Lautaro Martínez, Julián Alvarez dan Messi belum menghasilkan gol.

Messi bahkan sempat menjadi sasaran penjagaan ketat para pemain Benin. Meski demikian, pemain berusia 39 tahun itu terus aktif turun menjemput bola dan mengatur serangan dari lini depan.

Baca juga: Argentina 4-0 Bolivia: Albiceleste Menang di Laga Perdana Pasca Messi Pensiun

Kebuntuan akhirnya pecah hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-48, Messi mengirim bola melalui situasi sepak pojok dan Nicolás Otamendi menyambutnya dengan tendangan voli untuk membawa Argentina unggul 1-0.

Gol tersebut membuat Argentina tampil lebih lepas. Benin mulai kesulitan mempertahankan struktur pertahanan karena harus membuka ruang untuk mengejar ketertinggalan.

Messi Bantu Nico Paz dan Cetak Gol Perpisahan

Argentina menggandakan keunggulan pada menit ke-61. Messi kembali memainkan peran utama dengan memberikan umpan kepada Nico Paz, yang kemudian menyelesaikan peluang untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Paz semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain muda yang mulai mendapat tempat penting dalam skuad Argentina. Gol tersebut juga menjadi salah satu momen spesial karena tercipta melalui kerja sama dengan Messi dalam pertandingan terakhir sang kapten di Monumental.

Momen yang paling dinantikan kemudian tiba pada menit ke-71. Argentina mendapatkan penalti dan Messi maju sebagai eksekutor. Ia menjalankan tugasnya dengan tenang untuk mencetak gol ketiga sekaligus melengkapi penampilannya dengan satu gol dan dua assist.

Baca juga: Scaloni Akui Berjuang Keras Wujudkan Laga Perpisahan Messi

Setelah bola masuk ke gawang, Monumental kembali bergemuruh. Messi kemudian merayakan gol tersebut bersama rekan-rekan setim sebelum menikmati penghormatan panjang dari lebih dari 85.000 penonton yang memenuhi stadion.

Argentina Tutup Malam dengan Kemenangan

Benin berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi Argentina mampu mengontrol pertandingan hingga peluit akhir. Tidak ada gol tambahan setelah Messi mengubah skor menjadi 3-0.

Kemenangan tersebut memastikan Argentina menutup pertandingan dengan clean sheet sekaligus memberikan akhir yang sempurna bagi Messi di hadapan publik negaranya. Albiceleste juga menyelesaikan agenda internasional mereka dengan hasil positif.

Bagi Messi, malam tersebut lebih dari sekadar pertandingan persahabatan. Ia menutup karier internasional selama lebih dari dua dekade sebagai pemain dengan penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah Argentina, masing-masing 208 caps dan 126 gol. Kariernya bersama tim nasional juga dihiasi dua gelar Copa América serta Piala Dunia 2022.

Setelah 21 tahun membela Albiceleste, salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina akhirnya resmi berakhir. Messi menutup bab tersebut dengan cara yang paling dikenalnya: menciptakan peluang, mencetak gol dan membawa Argentina meraih kemenangan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!