Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Penyerang sekaligus kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, secara terbuka mengonfirmasi bahwa daya tarik untuk kembali merumput di Premier League tidak lagi sekuat dahulu. Penyerang berusia 33 tahun tersebut menegaskan komitmen serta fokus penuhnya saat ini berada bersama Bayern Munich di tengah spekulasi yang kerap mengaitkan kepulangannya ke tanah Britania.
Pernyataan blak-blakan tersebut disampaikan Kane sesaat setelah dirinya menerima penghargaan Sepatu Emas Eropa (European Golden Shoe) untuk kedua kalinya sepanjang karier. Penghargaan individu bergengsi itu diraih Kane berkat performa luar biasa di bawah arahan pelatih Vincent Kompany, di mana ia sukses membukukan 61 gol dari 51 penampilan di semua kompetisi musim lalu untuk membawa Die Roten mengamankan gelar ganda Bundesliga dan DFB-Pokal.
Dalam sesi wawancara usai penyerahan trofi, Kane mengungkapkan bahwa cara pandangnya terhadap karier profesional telah mengalami pergeseran signifikan sejak meninggalkan Tottenham Hotspur pada musim panas 2023.
"Ketika pertama kali meninggalkan Inggris, saya memang sempat berpikir bahwa suatu saat pasti akan kembali," tutur Kane kepada FourFourTwo.
Baca juga: Penjelasan Musiala Usai Dua Kali Kolaps, Didiagnosis Gangguan Neurologis
"Namun, hasrat itu tidak lagi ada sebanyak dulu. Saya sangat bahagia di Munich. Kepindahan ini membuka mata saya pada dunia sepak bola yang sama sekali berbeda di luar Inggris dan membuat saya semakin mengapresiasi sepak bola Eropa.
"Saya tidak pernah bilang tidak mungkin, tapi untuk saat ini, saya fokus pada Bayern Munich, dan kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan."
Kane menambahkan bahwa kebahagiaannya di Jerman tidak hanya didasari oleh catatan gol impresif di atas lapangan, tetapi juga karena kehidupan keluarganya yang sudah sangat teratur dan nyaman menetap di Munich.
Saat Kane meninggalkan London Utara menuju Munich dengan nilai transfer €100 juta, mayoritas pengamat meyakini ia akan kembali ke Inggris untuk mengejar rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League milik Alan Shearer (260 gol).
Baca juga: Bayern Munich Resmi Amankan Bintang Maroko Ismael Saibari hingga 2031
Dengan torehan 213 gol yang sudah dikantonginya, Kane sejatinya hanya membutuhkan 47 gol tambahan untuk mengukir sejarah baru.
Namun, statistik fantastisnya di Allianz Arena, dengan mengemas 146 gol dalam 147 laga di semua kompetisi, membuat prioritasnya berubah. Keharmonisan taktis di bawah kepemimpinan Vincent Kompany dinilainya memberikan kebebasan bermain terbaik sepanjang kariernya.
Memasuki tahun terakhir dalam kontrak perdananya, pihak Bayern Munich dilaporkan siap membuka negosiasi pembaharuan kontrak agar sang bomber tetap bertahan di Bavaria.
Kane sendiri tidak menutup pintu masa depan, tetapi memastikan prioritas terdekatnya adalah membawa Bayern mempertahankan dominasi kompetisi domestik menjelang laga pembuka Bundesliga melawan VfB Stuttgart.